Essay: Deteksi Awal Pengguna Narkoba dan Studi Kasus

Seminar Sosialisasi Deteksi Awal Pengguna Narkoba dan Studi Kasus yang diselenggarakan oleh Universitas Ma Chung pada tanggal 25 Agustus 2017 mengundang Ibu Badriyah dari BNN (Badan Narkotika Nasional) sebagai narasumber. Seminar dimulai pada pukul 12:00 dan berakhir pada pukul 13:50, dihadiri oleh mahasiswa baru Universitas Ma Chung 2017 dari seluruh program studi.

Dua tahun yang lalu, Presiden Indonesia Jokowi (Joko Widodo) menyatakan bahwa Indonesia kini dalam status darurat narkoba. Hal ini dibuktikan dengan maraknya kasus-kasus penyelundupan dalam jumlah yang sangat besar serta penggunanya yang kian meningkat dari hari ke hari. Menurut BNN (Badan Narkotika Nasional), pengguna narkoba di Indonesia telah mencapai 5,9 juta jiwa sejak November 2015.

Definisi Narkoba

Definisi narkoba (narkotika, psikotropika, dan obat terlarang) menurut Kurniawan (2008)

“Narkoba adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya.”

Undang-Undang yang Mengatur Tentang Narkoba

Narkoba telah diatur dalam beberapa Undang-Undang yang kerap mengalami perubahan agar dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman.

  • UU No. 9 Tahun 1976
  • UU No. 22 Tahun 1997
  • UU No. 35 Tahun 2009

Fungsi Zat yang Terkandung di Dalam Narkoba

Pada umumnya, narkoba mengandung beberapa zat sebagai berikut:

  • Stimulan
    • Zat ini dikenal dapat mempercepat kerja tubuh serta memicu jantung untuk bekerja lebih keras. Efek dari stimulan ini tidak berlangsung lama dan dapat melemahkan fungsi tubuh kepada pengguna setelah efeknya menghilang.
  • Halusinogen
    • Zat ini dapat menyebabkan halusinasi yang dapat mengubah persepsi, perasaan, perkataan, dan/atau kesadaran penggunanya.
  • Depresan
    • Kebalikan dari stimulan, zat depresan ini berfungsi sebagai zat penenang yang dapat mengurangi tingkat kewaspadaan seseorang. Biasanya, zat ini dapat ditemukan pada minuman beralkohol, ganja, dan heroin.
  • Adiktif
    • Zat adiktif dapat menimbulkan rasa ketergantungan yang kuat baik secara fisik maupun mental kepada pengguna dalam jangka waktu yang lama.

Kandungan-kandungan zat yang terdapat pada obat-obatan terlarang tersebut jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dapat merusak otak, lalu dapat berujung pada kematian. Namun selain fisik dan mental penggunanya, apakah narkoba juga memiliki daya rusak terhadap negara? Jawabannya adalah ya. Jika semakin banyak penduduk menjadi pengguna narkoba, kualitas SDM di Indonesia dapat menurun, daya saing bangsa berkurang, kejahatan semakin merajalela, negara mengalami kerugian ekonomi, dan lain sebagainya. Sepanjang tahun 2014, kerugian ekonomi di Indonesia akibat narkoba diperkirakan mencapai 63 triliun.

Pengguna narkoba dapat diidentifikasikan dengan mempelajari gejala-gejalanya terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa tanda jika seseorang menggunakan narkoba:

  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan menurun dengan drastis
  • Menurunnya fungsi kognitif (Mengingat, berkonsentrasi, dsb.)
  • Kebersihan diri tidak terjaga
  • Mengantuk
  • Jarang bersosialisasi dengan keluarga dan kerabatnya
  • Sering mengunci diri di kamarnya
  • Kerap meninggalkan rumah tanpa sebab
  • Lingkup pergaulannya berubah

Macam-macam Narkoba:

  • Opium
  • Ganja
  • Heroin
  • Psilosibin
  • Ekstasi

Kasus-kasus penyelundupan narkoba mengindikasikan peningkatan jumlah pecandu di tanah air. Sebulan yang lalu, pihak kepolisian telah mengungkap 1 (satu) ton sabu sindikat internasional yang dikirim dari Taiwan melalui sebuah pelabuhan di Indonesia. Namun, selain penyelundupan berskala besar, tidak jarang diberitakan penyelundupan-penyelundupan skala kecil di berbagai wilayah di tanah air.

Dengan demikian timbullah pertanyaan, mengapa Indonesia menjadi sasaran empuk bagi pengedar narkoba baik lokal maupun internasional? Secara geografis, negara Indonesia membentang seluas 1,904,569 km2 dengan 17,504 pulau serta wilayah perairan sebesar 4,85%. Maka, penyelundupan dapat dengan mudah dilakukan jika perbatasan antar pulau maupun antar negara tidak dijaga dengan ketat. Secara ekonomi, pertumbuhan ekonomi di Indonesia berkembang dengan cepat dari hari ke hari. Income per kapita meningkat, urbanisasi meningkat, serta jumlah penduduk yang banyak membuat Indonesia menjadi pasar yang menggiurkan bagi para pengedar.

Kini, sudah ditemukan lebih dari 17 jenis narkoba yang telah beredar di tanah air dengan beragam cara pemakaian dan efek. Salah satunya adalah Flakka (α-Pyrrolidinopentiophenone atau α-PVP) yang mampu menyebabkan paranoia, halusinasi, serta hiperstimulasi yang dapat berujung pada kematian. Zat ini lebih dikenal di media viral sebagai zat yang dapat mengubah penggunanya menjadi zombie.

Tindakan-tindakan pencegahan telah dilakukan oleh pihak pemerintah melalui berbagai seminar dan penyuluhan dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Penting bagi sesama masyarakat Indonesia untuk menyadari bahaya dari obat-obatan terlarang tersebut dan saling mengingatkan satu sama lain untuk tidak mencoba-coba.

Jika anda mengenal seseorang, baik keluarga dekat maupun kerabat, yang memperlihatkan beberapa gejala pengguna narkoba seperti yang telah disebutkan diatas atau ingin berkonsultasi; silahkan menghubungi BNN (Badan Narkotika Nasional) di (021) – 80871566 / 80871567

Sumber:

  1. Carina Storrs, What is flakka (aka gravel) and why is it more dangerous than cocaine?http://edition.cnn.com/2015/05/26/health/flakka-gravel-illegal-drugs/index.html
  2. Yandhi Deslatama, Nasi Padang untuk Penyelundup Sabu 1 Tonhttp://news.liputan6.com/read/3053699/nasi-padang-untuk-penyelundup-sabu-1-ton
  3. BNN, Kontak Kamihttp://bnn.go.id/page/kontak_kami
  4. Wikipedia, Indonesiahttps://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia
  5. Septian Deny , Sri Mulyani: RI Pasar Menggiurkan untuk Pengedar Narkobahttp://bisnis.liputan6.com/read/3042975/sri-mulyani-ri-pasar-menggiurkan-untuk-pengedar-narkoba
  6. Direktorat Reserse Narkoba, Tips Mengenal Ciri-ciri Anak Pengguna Narkobahttp://ditnarkobajabar.org/berita-153-tips-mengenal-ciriciri-anak-pengguna-narkoba.html
  7. Ibu Badriyah, BNN
  8. Indra Akuntono, Dalam Setahun, Estimasi Kerugian Akibat Narkoba Mencapai Rp 63 Triliunhttp://nasional.kompas.com/read/2015/06/26/11444211/Dalam.Setahun.Estimasi.Kerugian.Akibat.Narkoba.Mencapai.Rp.63.Triliun
  9. Jauhinarkoba.com, PEMICU/PENYEBAB TERJADINYA PENYALAHGUNAAN NARKOBAhttps://jauhinarkoba.com/pemicu-terjadinya-penyalahgunaan-narkoba/
  10. Ira Rachmawati, Buwas: Pengguna Narkoba di Indonesia Meningkat hingga 5,9 Juta Oranghttp://regional.kompas.com/read/2016/01/11/14313191/Buwas.Pengguna.Narkoba.di.Indonesia.Meningkat.hingga.5.9.Juta.Orang
  11. Nebula Haze, Cannabis Leaves Affected By Wind Burnhttp://www.freeimages.com/photographer/growweedea-79677
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s